China dan ambisi untuk membangun dynasti sepakbola terbaik di Asia bahkan Dunia

Saturday, 19 August 2017   |   05:06 AM
ANNOUNCEMENT :
Selamat Datang di ACMbet | Asian Cash Market Betting | Selamat Bergabung Kepada Member Baru.
Bagi Para Member Setia ACMbet yang mengalami kesulitan, silahkan Hubungi CS kami yang sedang Bertugas.
Product terbaru kami yaitu game ”Neotangkas” sudah dapat dimainkan melalui ”www.neotangkas.com
Untuk para Member ACMbet, Silahkan Add Pin Blackberry dan No Whatsapp ACMbet, untuk mendapatkan Informasi terbaru kami.

China dan ambisi untuk membangun dynasti sepakbola terbaik di Asia bahkan Dunia

Negeri tirai bamboo akan dan sedang menjalankan sebuah misi untuk menjadikan China sebagai dynasty sepakbola terbaik khususnya didaratan Asia, getolnya pemerintahan saat ini untuk mewujudkan misi tersebut betul-betul digalakkan dengan rencana jangka panjang berlanjut, sebagai jalan untuk mewujudkan ini semua China yang saat ini menguasai ekonomi global melibatkan para pengusaha konglomerat.

Presiden Xi Jin Ping menargetkan ditahun 2020 setidaknya China harus memiliki 50 juta pesepakbola professional, selanjutnya 10 tahun kemudian setidaknya China sudah bisa mendapat predikat sebagai yang terbaik di Asia kalahkan Korea, Jepang yang saat ini mendominasi kekuatan sepakbola didaratan Asia, lantas di tahun 2050 China sudah harus menjadi yang terbaik dipentas sepakbola dunia.

Cita-cita yang luar biasa tinggi ini takkan mungkin dapat dicapai dalam kurun waktu singkat dan memerlukan perjuangan serta perencanaan jangka panjang yang melibatkan banyak pihak, dari segi Ekonomi atau financial China tidak ada permasalahan sama sekali ketika para konglomerat sudah ‘turun gunung’ berpartisipasi.

Sisi yang paling sulit dan paling berat adalah memberantas para mafia pengatur score dan korupsi yang selama ini menjadi momok bagi perkembangan sepakbola di China daratan, lantas bagaimana strategi yang akan dipersiapkan pemerintah melalui menteri-menteri terkait? Saat ini pesepakbola diChina semakin menurun dari tahun ketahun.

Ditahun 2000 terdata ada sekitar 600 ribuan pesepakbola professional masih meramaikan liga-liga domestik di negeri Panda tersebut, seiring berjalannya waktu dan praktek jorok pengaturan score, korupsi, bahkan untuk mendapatkan jatah main kabarnya harus menyogok dengan uang yang cukup besar akhirnya pertumbuhanpun menjadi terhambat, terakhir dari data ditahun 2011 pesepakbola professional yang terdata hanya sekitar 100 ribuan orang saja.

Pemerintah mulai berbenah, China yang identik dengan judi (pengaturan score) dan korupsi mulai mencari jalan untuk membersihkan tubuh dan struktur organisasi-organisasi sepakbola seperti CFA assosiasi Sepakbola China, dua pengurus bermasalah yang tertangkap tangan melakukan kecurangan pengaturan score yakni Nan Yong, Yang Min diringkus.

Bukan saja melakukan tindakan pidana pengaturan score keduanya juga diketahui melakukan praktek korupsi akut yang selama ini menjadi penghambat berkembangnya sepakbola di China, kabarnya untuk mendapatkan satu posisi ditimnas pemain bersangkutan harus mengorek kocek 15 hingga 18 juta yuen, akibatnya banyak bibit pesepakbola bagus berguguran karena tak memiliki kesempatan untuk menyalurkan bakat mereka.

Selain aspek mafia, korupsi, wasit yang dapat dibeli, batas kesenjangan sosial menjadi salah satu aspek yang juga dinilai menjadi hambatan perkembangan persepakbolaan didaratan China, beberapa pemain asing yang pernah terlibat dalam liga domestik disana John Hollins memberikan kesaksian kalau memang salah satu yang memicu suburnya korupsi ditubuh olahraga paling diminati itu adalah masalah uang.

Hanya beberapa pemain kunci dalam kompetisi yang mendapatkan bayaran memadai, sisanya mayoritas para pemain hanya mendapat bayaran yang bahkan tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarga mereka, kabarnya gaji yang mereka terima jika dirupiahkan hanya sebesar 4 juta sebulan bagaimana mereka boisa mencukupi kebutuhan gizi mereka untuk bermain maksimal?

Sebagai Negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi paling pesat diantara negar-negara berkembang Asia China seyogyanya dapat mengatasi hal ini dan mereka sedang menjalankan program rehabilitasi, media turut berperan ketika satu persatu para mafia yang terlibat dalam segala bentuk kejahatan dipanggung sepakbola ditangkap dengan jeratan hukum yang berat.

KPK nya China pun dilibatkan untuk menyidik semua assosiasi yang memegang peran penting dan terhubung dengan misi membangkitkan kembali kedigdayaan dynasti sepakbola China, transparansi dalam segala kegiatan pembelian pemain, pelatih, penunjukkan pengurus, wasit dan semua yang berhubungan dengan olahraga terkait dikemukakan.

Keseriusan yang ditunjukkan pihak pemerintahan dalam upaya mengembalikan kepercayaan para penanam modal atau investor membawa hasil positive, sempat luntur kepercayaan karena bobroknya birokrasi dan ketidak jelasan pembukuan kini para pengusaha mulai tergerak untuk kembali bersama-sama pemerintah mengembalikan kejayaan China dalam dunia sepakbola.

Ramai-ramai group perusahaan raksasa ataupun konglomerat di China seperti Greenland Holdings, Alibaba, Evergrande Group, Suning Group menanamkan uang mereka dan mulai membangun klub seperti Guangzhou Evergrande, Jiangsu Suning, Shanghai Greenland Shenhua.

Masuknya investasi dana yang sangat besar ini membuat klub-klub pesaing dikompetisi lokal China menjadi semakin kuat dalam hal financial untuk mendatangkan pemain kenamaan dan juga pelatih berkelas dunia untuk meramaikan kompetisi.

Tak heran bukan jika kini China berani mendatangkan pemain sekelas Carlos Teves dan membuat sensasi dengan memecah rekor gaji terbesar diseantero liga didunia, diusia jelang pensiun tenaga Carlos Teves dihargai dengan gaji sebesar £ 615 ribu / minggu, dapat dibayangkan apa yang dapat diperbuat China dengan keuangan mereka yang kuat, pemain dunia? Pelatih dunia? Asal dapat memajukan sepakbola tinggal sebut saja.
Saat ini ada 4 pemain belanjaan klub-klub China yang masuk dalam daftar 50 pemain dengan bayaran termahal dunia selain Carlos Teves, adalah Oscar yang ditebus Shanghai SIPG dengan mahar sebesar € 70,5 juta menempati peringkat ke 11 termahal dunia, kemudian Hulk (Shanghai SIPG) € 55,8 juta berada diposisi ke23 lantas Alex Teixeira (Jiangsu Suning) € 50 juta posisi ke 28 dan kemudian Jackson Martinez (Guangzhou Evergrande) € 42 juta tempati posisi ke 43 dunia.
Selain nama-nama tersebut masih ada Didier Drogba, Demba Ba, John Obi Mikel, Obafemi Martins, Ezequiel Lavezzi yang saat ini masih merumput di China, sedang para pelatih berkelas dunia yang pernah dan masih menyicipi panasnya persaingan di liga utama China antara lain Sven Goran Eriksson, Luiz Felipe Scolari, Manuel Pellegrini, Marcelo Lippi.
Sebagai pegila sepakbola Presiden berkuasa China saat ini Xi Jin Ping benar-benar serius dalam upayanya mengangkat citra pamor sepakbola China dimata dunia, dia membuktikan dengan membangun sebuah sekolah khusus untuk pendidikan sepakbola bisa dikata terbesar di China dengan fasilitas 50 lapangan sepakbola dan mampu menampung sebanyak 2400 murid.

Bukan itu saja untuk memperlihatkan keseriusannya dia juga mengharuskan setiap sekolah di China menambahkan sepakbola sebagai satu kurikulum tambahan dalam agenda wajib belajar mengajar disekolah, bahkan baru saja ditahun 2016 Guangzhou Sport University diresmikan di China, layaknya sebuah pendidikan tinggi siswa Universitas khusus sepakbola pertama di Negara tirai bamboo ini harus menghabiskan masa 4 tahun untuk mendapatkan gelar kelulusan.

Misi akan terus berlanjut ditahun 2017 ini yang mana khabarnya pemerintah sedang menyiapkan anggaran untuk membangun 20.000 stadium sepakbola, diharapkan 100 ribu pesepakbola berbakat akan terjaring dan tidak tanggung-tanggung pemerintah sudah menyusun sedemikian rupa untuk meraup pemain dengan beberapa tingkat generasi dimulai dari usia kanak-kanak hingga remaja.

Sepertinya apa yang diimpikan sang Presiden RRC untuk membangun kerajaan sepakbola terbesar di Asia bahkan dunia hanya tinggal menunggu waktu saja, saat ini liga utama China bisa dikata sudah menjadi magnit bagi para pemain dan pelatih berkelas dunia untuk mencari kehidupan yang lebih baik dengan bayaran yang sangat menggiurkan.

Komentar

*

Social Media

acmbet
acmbet
acmbet

Affiliates

acmbet
acmbet
acmbet
Today News -

Bermain di acmbet.com Agen bola Sbobet Resmi Terpercaya

August 18th, 2017 by

Klub asal Inggris yaitu Tottenham Hotspur yang pada bursa transfer musim panas tahun ini terlihat tidak aktif dalam berburu pemain baru kini kabar mengatakan bahwa klub Tottenham Hotspur sedang berburu gelandang muda milik klub Barcelona…

August 17th, 2017 by

Lanjutan laga Super Cup Spanyol tanggal 17 Agustus 2017 telah menggelar pertandingan leg kedua dimana Real Madrid menjamu klub Barcelona di Santiago Bernabeu dini hari tadi. Pada laga leg kedua Super Cup Spanyol, Los Blancos…

August 16th, 2017 by

Gelandang asal Turki yang kini membela klub raksasa Spanyol Barcelona yaitu Arda Turan telah menepis kabar mengenai dirinya yang dikabarkan telah sepakat bergabung bersama klub asal Turki yaitu Galatasaray pada bursa transfer musim panas ini….

August 15th, 2017 by

Meski telah mendatangkan banyak pemain pada jeda transfer saat ini di mana Ac Milan yang saat ini tampak nya masih belum menunjukan tanda tanda akan berhenti di mana hal tersebut yang masih terlihat di mana…